Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
|
 |
Foto Nessie dari seorang
dokter bedah tahun 1934 yang pernah menimbulkan kontroversi.
Pada tahun 1990-an foto ini dibuktikan sebagai sebuah foto palsu.[1] |
Monster Loch Ness, terkadang disebut dengan Nessie
(Bahasa
Skotlandia: Niseag), adalah
hewan
misterius dan belum teridentifikasi, atau sekelompok hewan, yang
dianggap mendiami sebuah
loch di
Skotlandia,
Loch Ness, loch air tawar terbesar (berdasarkan volume)
di Inggris Raya. Nessie biasanya dikategorikan sebagai
monster danau.

Bersama dengan
Bigfoot
dan Yeti,
Nessie adalah salah satu
misteri
yang sangat terkenal dari
kriptozoologi. Sebagian besar
ilmuwan
dan para ahli lainnya menemukan bukti-bukti yang mendukung Nessie sebagai
tidak cukup memadai dan menganggap laporan-laporan penampakannya sebagai
hoax atau salah identifikasi. Akan tetapi, masih banyak orang yang
menggap hewan ini benar-benar ada, dengan teori yang paling populer
menggapnya sebagai seekor
plesiosaurus yang tinggal di danau
loch ness.
Pada tanggal 31 Mei 2007, Gordon Holmes mengaku berhasil memvideokan
monster Loch Ness yang selama ini menjadi teka-teki karena belum ada yang
berhasil membuktikan keberadaannya[2].
Namun yang paling menggemparkan adalah foto yang dibuat oleh Dr.Robert
Kenneth Wilson pada 19 April 1934. Foto ini menampakkan sosok messie secara
jelas. Di situ nessie terlihat sedang menyembul dari permukaan air dengan
menampakkan kepala dan lehernya yang panjang. Dari foto itu, berkembanglah
berbagai dugaan tentang apa sebenarnya Nessie ini. Namun, ada juga yang
meragukan apakah Nessie benar-benar ada.
Orang-orang yang meragukan adanya nessie, antara lain, Alastair Boyd dan
temannya David Martin. Mereka berdua menganggap foto Wilson palsu. Martin
berhasil menemukan bukti bahwa foto Wilson sesungguhnya hanya lelucon saja.
Setelah diselidiki, foto itu ternyata dibuat oleh Duke Wethtrell dan
putranya Ian. Nessie yang mereka foto pun palsu. Monster itu dibuat oleh
putra tiri Duke yang bernama Spurling.
Foto nessie palsu itu diserahkan Dukue pada temannya, Chambers. Duke
meminta Chambers membujuk Dr. Wilson agar menjualnya ke koran Daily Mail
atas nama Dr. Wilson. Duke Wetherell sengaja memasukkan foto nessie itu
untuk membalas dendam pada perusahaan koran Daily Mail. KOran Daily Mail
telah menulis beritra yang membuat Duke Wetherell malu.
Pada tahun 1994, Martin berhasil menemui Spurling. Martin mengorek
keterangan dan mendengar pengakuan Spurling tentang foto itu. Sasat ditemui
Martin, Spurling sudah berumur 93 tahun dan dia merasa bersalah telah
membohongi banyak orang.