|
Posted: 25 Agustus 2009
13 Penemuan Teknologi yang
Tidak Disengaja
Manusia bisa merencanakan, tapi Tuhan yang menentukan. Demikian pepatah yang
sering kita dengar, yang menunjukkan bahwa perencanaan manusia bisa saja berbeda
dengan rencana Tuhan sehingga sering terjadi hasil yang diperoleh tidak sesuai
dengan kehendak kita.
Tapi penemuan-penemuan berikut ini, terjadi secara tidak disengaja dan bukan
merupakan tujuan sebenarnya dari si penemu. Sebuah “blessing in disguise” atau
rahmat Tuhan yang tersembunyi dalam sebuah kejadian yang tidak dikehendaki,
itulah kira-kira ungkapan yang tepat untuk penemuan-penemuan berguna yang hingga
hari ini masih kita rasakan manfaatnya.
Sebuah pelajaran bagi kita bahwa hal-hal buruk dalam hidup kita dan tidak
diharapkan tidak selalu membawa kejelekan, tapi sering kali memberikan kebaikan
asalkan kita tetap berpikiran positif dan jeli melihat peluang lain di balik
sebuah musibah. Karena kita tidak pernah mengetahui bagaimana “tangan-tangan”
Tuhan bekerja membantu kita.
1. Penisilin
Anda mungkin sudah mengenal Alexander Fleming, ilmuwan Skotlandia yang
mengadakan penelitian terhadap bakteri yang dilemahkan, yang disebut
staphylococci atau stafilokokus. Kejadian yang sebenarnya adalah ketika dia
kembali dari liburan dalam 1928, ia menemukan salah satu cawan percobaannya
telah ditumbuhi jamur, sehingga membuatnya kesal dan melemparkannya. Pada waktu
itu ia belum menyadari bahwa kemudian bakteri stafilokokus tidak mampu hidup di
lingkungan yang ditumbuhi jamur fungal.

Setelah Fleming meneliti kembali dan mendapatkan bahwa jamur bisa menghambat
pertumbuhan bakteri, dia kemudian menerbitkan penemuannya tersebut namun tidak
banyak mendapat perhatian. Kemudian di tahun 1945 setelah riset lebih lanjut
dilakukan oleh beberapa para ilmuwan lain, maka baru diyakini bahwa penisilin
bisa dihasilkan dalam skala industri, sehingga hal ini memberi jalan untuk
pengobatan infeksi atau peradangan oleh bakteri hingga saat ini.
2. Oven Microwave
Dalam tahun 1945 Percy Lebaron Spencer, seorang insinyur dan pencipta Amerika,
sibuk bekerja di pabrik magnetron, alat yang digunakan untuk menghasilkan sinyal
radio gelombang mikro yang merupakan bentuk awal dari radar. Radar adalah sebuah
inovasi luar biasa penting di masa perang, tetapi penggunaan gelombang mikro
untuk memasak makanan adalah ketidaksengajaan.

Ketika sedang berdiri di dekat sebuah magnetron yang sedang hidup, Spencer
mendapati bahwa batang coklat di sakunya meleleh. Pikirannya yang tajam segera
mengerti bahwa itu adalah akibat gelombang mikro. Kemudian dia mencobanya
terhadap biji jagung brondong, lalu pada sebutir telur hingga meledak.
Oven Microwave pertama beratnya sekitar 340 kg dengan ukuran sebesar sebuah
kulkas.
3. Kerucut Es krim
Kisah ini adalah suatu contoh yang sempurna dari penemuan yang tidak
disengaja, dan sebuah kesempatan pertemuan langka yang memberi dampak ke seluruh
dunia. Dan merupakan sebuah pertemuan yang manis.
Di awal 1904, es krim disajikan di atas sebuah piring. Sampai suatu ketika di
World’s Fair pada tahun itu, di Saint Louis, Missouri, dua bahan makanan yang
kelihatannya tidak berhubungan dengan tak terelakkan tersambung bersama-sama.

Pada saat udara sangat panas di World’s Fair 1904, depot
eskrim menjual eskrim dengan cepat sampai-sampai kehabisan piring-piring. Depot
di sebelahnya tidak seberuntung penjual es krim, yaitu penjual Zalabia – sejenis
wafel wafer tipis dari Persia – dan pemilik depot mengusulkan sebuah ide untuk
menggulung zalabianya menjadi kerucut dan meletakkan sebongkah es krim di
atasnya.
Demikianlah kerucut es krim dilahirkan – dan hingga kini kita
masih menemukan es krim dengan kerucutnya, semodern apa pun pembuatan es krim
itu.
4. Sampanye
Menurut banyak orang Dom Pierre Perignon dihormati sebagai penemu sampanye.
Walaupun sebenarnya biarawan Benedictine abad ke-17 itu tidak bermaksud demikian,
yakni membuat anggur dengan gelembung-gelembung udara di dalamnya -karena pada
kenyataanya dia telah menghabiskan waktu bertahun-tahun berusaha mencegah hal
itu terjadi. Anggur yang penuh dengan gelembung udara dianggap sebagai tanda
proses pembuatan anggur yang jelek.

Harapan Perignon sesungguhnya untuk memenuhi pilihan pejabat Prancis berupa
anggur putih. Karena buah anggur yang hitam lebih mudah untuk berkembang di
daerah Champagne, ia menemukan suatu cara menekan keluar sari buah putih dari
anggur hitam. Tetapi karena iklim di Champagne relatif dingin, anggur itu
akhirnya mengalami fermentasi setelah dua musim, sampai tahun kedua di dalam
botol.
Hasilnya adalah anggur yang dipenuhi gelembung-gelembung gas karbon dioksida
yang oleh Perignon dicoba untuk dibersihkan tetapi gagal. Untungnya, anggur baru
itu akhirnya menjadi pilihan utama di kalangan aristokrat, baik pejabat-pejabat
di Perancis maupun Inggris.
5. Kertas catatan Post-It
Penemuan kertas catatan Post-It yang sederhana adalah sebuah kolaborasi yang
kebetulan antara ilmu pengetahuan yang payah dengan seorang jemaat gereja yang
putus asa. Pada tahun 1970, Spencer Silver, seorang peneliti perusahaan besar
Amerika 3M, tadinya berusaha untuk merumuskan sejenis lem perekat yang kuat,
tetapi berakhir pada penciptaan sebuah lem yang sangat lemah yang bisa
dilepaskan dengan mudah. Ia mengenalkan penemuannya di 3M, tetapi tidak ada
orang yang peduli.

Empat tahun kemudian, Arthur Fry, seorang rekan kerja Silver di 3M dan
anggota paduan suara di gerejanya, terganggu oleh kenyataan bahwa kertas kecil
yang diselipkan di buku lagu rohaninya sebagai tanda batas halaman selalu
terjatuh ketika buku tersebut dibuka.
Dia kemudian meminta bantuan kepada Spencer Silver untuk mempergunakan hasil
temuannya, yakni lem perekat yang lemah itu sebagai penanda batas halaman
bukunya. Penanda berupa kertas tempel berperekat temuan Spencder Silver bekerja
dengan sempurna, dan dia kemudian menjual ide itu kepada 3M. Pemasaran percobaan
dimulai tahun 1977, hingga post-it dikenal di seluruh dunia sekarang ini.
6. Keripik kentang
Tahun 1853, di sebuah rumah makan di Saratoga, New York, seseorang yang
sedang makan malam, Cornelius Vanderbilt, terlihat cerewet sekali karena
berulang kali yang menolak memakan gorengan yang dipesannya. Dia mengeluh
gorengan itu terlalu tebal dan terlalu basah.

Setelah dikembalikan beberapa piring dan lalu lebih menipiskan potongan
kentangnya, kepala tukang masak George Crum memutuskan untuk menggoreng irisan
kentang yang tipis tersebut di dalam minyak goreng yang banyak, maka jadilah
keripik kentang seperti sekarang ini.
Vanderbilt pada awalnya memprotes usaha si kepala tukang masak, katanya
gorengan itu terlalu tipis untuk ditusuk dengan garpu, tetapi setelah beberapa
percobaan, keripik kentang itu kemudian menjadi kesukaan, dan segera semua orang
di dalam rumah makan tersebut memesannya. Sehingga pada daftar menu dicantumkan
“Saratoga Chips”, yang kemudian terkenal ke seluruh dunia.
7. Slinky
Anda pasti mengetahui mainan yang satu ini, yaitu segulungan kawat
berwarna-warni berbentuk per yang berbunyi gemerincing ketika digoyang-goyangkan.
Aslinya mainan ini hanyalah sebuah hiasan di sebuah meja tulis seorang ahli
mekanik, Richard James, yang suatu waktu di tahun 1940 yang ketika musim semi
tiba, tersandung dan terguling ke seberang lantai setelah menginjak benda
tersebut sehingga harus berbaring sakit.

Setelah beberapa prototipe, slinky akhirnya siap untuk diperkenalkan di toko
mainan di tahun 1948, yang lalu menjadi salah satu ikon mainan paling populer
sepanjang masa.
Istri James, Betty, adalah orang yang mengusulkan nama “Slinky”, dan sebagai
CEO dari perusahaan sejak 1960. Lebih dari 250 juta Slinky telah dijual di
seluruh dunia, dan bahkan Slinky digunakan sebagai antena radio bergerak selama
perang Vietnam.
8. Alat pacu jantung
Seperti penisilin, ini adalah penemuan tidak disengaja lain yang telah
menyelamatkan hidup banyak orang hingga hari ini. Seorang insinyur Amerika,
Wilson Greatbatch, sedang bekerja dengan sebuah peralatan yang merekam denyut
jantung tidak beraturan, ketika ia menyisipkan sebuah tipe resistor yang keliru
ke dalam penemuannya.

Sirkuit berdenyut, lalu diam, lalu berdenyut lagi, mendorong Greatbatch untuk
membandingkan reaksi ini dengan jantung manusia dan menggunakannya pada sebagai
alat pacu jantung pertama di dunia yang bisa diimplan atau ditanamkan ke dalam
tubuh manusia.
Sebelum versi yang bisa diimplan digunakan pada manusia setelah tahun 1960,
alat pacu jantung telah didasarkan pada model eksternal yang ditemukan oleh Paul
Zoll tahun 1952. Alat ini berukuran sebuah televisi dan membagikan
kejutan-kejutan listrik yang disesuaikan ke dalam tubuh pasien, yang sering kali
menyebabkan kulit terbakar. Greatbatch juga mengembangkan penemuannya dengan
menggunakan sel baterai iodid litium untuk menggerakkan alat pacu jantungnya.
9. Lem super kuat (Superglue)
Bahan lebih lengket. Yang satu ini terkenal karena berdaya perekat tinggi,
tidak seperti Post-It Notes di atas. Lem super kuat tercipta pada tahun 1942
ketika Dr. Harry Coover sedang berusaha untuk mengisolasikan sebuah bahan
plastik yang bersih untuk membuat gagang senjata api.
Sementara dia sedang bekerja dengan bahan kimia cyanoacrylates, seketika
setelah bahan polymerized terkontak dengan embun menjadikan semua bahan-bahan
kimia dalam percobaan terikat bersama-sama. Bagi Coover percobaannya gagal, dan
riset berjalan terus.

Enam tahun kemudian, Coover bekerja di sebuah pabrik kimia di Tennessee dan
merealisasikan potensi dari sebuah substansi ketika mereka sedang menguji
hambatan panas dari cyanoacrylates, diketahui sebelumnya bahwa lem-lem tidak
memerlukan panas maupun tekanan untuk membentuk ikatan yang kuat.
Jadi, setelah suatu jumlah yang tertentu dari perbaikan komersil, Superglue
atau “Alcohol-Catalyzed Cyanoacrylate Adhesive Composition” (komposisi lem dari
bahan Cyanoacrylate yang dikatalisasi dengan alkohol) dilahirkan.
Lem itulah yang digunakan kemudian untuk menangani prajurit yang terluka di
perang Vietnam – lem itu bisa disemprotkan di luka terbuka, membendung
pendarahan dan memudahkan pengangkutan para prajurit. Lem ini telah banyak
menyelamatkan nyawa korban-korban luka oleh senjata api.
10. Sakarin
Sakarin, pemanis buatan yang paling tua, tanpa sengaja ditemukan di tahun
1879 oleh seorang peneliti bernama Constantine Fahlberg, seseorang yang dulu
pernah bekerja pada Johns Hopkins University di dalam laboratorium profesor Ira
Remsen.
Penemuan Fahlberg bermula ketika dia lupa mencuci kedua tangannya sebelum
makan siang, yang mana sebelumnya telah ditumpahi sejenis bahan kimia di
laboratoriumnya. Bahan kimia itulah kemudian menyebabkan roti yang dimakannya
menjadi berasa manis yang aneh.

Dalam tahun 1880, kedua ilmuwan bersama-sama menerbitkan penemuan, tapi tahun
1884, Fahlberg memperoleh hak paten dan mulai memproduksi secara masal bahan
sakarin tanpa Remsen.
Pemakaian sakarin tidak akan meluas kalau tidak karena pemakaian gula
dibatasi selama Perang Dunia I, dan ketenarannya meningkat selama tahun 1960-an
sampai 1970-an karena dipergunakan oleh pabrik Sweet’N Low dan minuman-minuman
ringan (soft drinks) untuk diet.
11. Karet vulkanisir (ban karet)
Christopher Columbus, penemu benua Amerika, adalah orang yang pertama kali
memperkenalkan bola karet dari Hindia Barat ke Eropa. Bahan karet memang bagus
tetapi bahan tersebut berbau busuk yang sangit, mengeras saat dingin dan terlalu
lengket ketika hangat dan nampak tidak bisa dipergunakan untuk tujuan-tujuan
praktis.

Tiga ratus tahun kemudian Charles Goodyear mendirikan perusahaannya dan
berusaha keras untuk menjadikannya bahan berguna. Sebelumnya selama tujuh tahun,
ia mencoba mengolah bahan karet dengan magnesium oksida, tepung perunggu, asam
nitrat dan kapur perekat, namun tetap tanpa hasil.
Lalu, di suatu hari yang penuh keberuntungan di tahun 1839, ia membersihkan
kedua tangannya dari lumuran bubuk, yang terdiri atas campuran karet dan
belerang. Bubuk itu terjatuh dan masuk ke dalam sebuah tungku di atas api.
Ketika karet meleleh, ternyata bereaksi dengan bahan belerangnya. Inilah
pertama kali karet vulkanisir atau ban karet tercipta, dan hingga kini anda bisa
tertidur dengan nyenyak di dalam sebuah mobil karena ketidaksengajaan ini.
12. Mesin Sinar X
Dalam tahun 1895, ahli ilmu fisika Jerman, Wilhelm Conrad Rontgen, sedang
berusaha menemukan cara agar bisa melihat sinar katode keluar dari sebuah tabung
kaca yang sepenuhnya tertutup oleh sebuah kertas karton hitam. Dia menyadari hal
itu mustahil tetapi dia menemukan sesuatu yang lebih menarik mengenai hal itu.

Dia mencoba meletakkan berbagai benda di depan alat itu, tetapi yang
mengejutkannya adalah ia melihat tulang-tulang di dalam tangannya sendiri,
kemudian, hasil itu diproyeksikan ke dinding. Rontgen sadar bahwa sinar itu bisa
menembus benda-benda padat juga.
Segera, ia menyebut sinar yahg bisa menembus itu dengan nama x-ray atau kita
kenal juga dengan sinar rontgen – seperti namanya. Dewasa ini, alat tersebut
sudah menjadi alat standar kesehatan di rumah-rumah sakit.
13. Viagra
Jika anda seorang pengidap disfungsi ereksi, anda harus berterimakasih kepada
para peneliti dari Merthyr Mydfil, sebuah kota di Wales. Pada tahun 1992, mereka
melakukan beberapa uji klinis untuk menguji jenis obat baru yang semula
diharapkan untuk terapi hipertensi.
Percobaan-percobaan mengalami kegagalan yang sangat buruk seperti tidak
terlihatnya tingkat tekanan darah mereka ke titik normal. Tetapi ketika tekanan
darah yang terukur sedang naik, mereka melihat ada lain yang ikut naik – anda
pasti sudah tahu apa yang saya maksud (he he he).

Proyek itu pasti akan dihentikan kalau seandainya akibat sampingan itu tidak
muncul. Sekarang ini obat itu dikenal dengan nama “viagra”, jenis obat
“penentang gravitasi” yang digunakan untuk menghasilkan “batang baja” yang kuat.
Sumber :
http://apakabardunia.com
|